♥ Beeka's Blog ♥
Kamis, 19 Maret 2015
BERTAHAN...
Satu kata seribu makna. Iya "bertahan" cuma itu yang bisa aku lakukan sekarang. Bertahan dalam rasa kerinduan yang takkan bisa terobati sebelum waktu nanti yang akan mempertemukan. Kadang aku sangat ingin waktu berlalu begitu cepat agar aku dapat segera bertemu dengannya, agar aku gak sering ngambek saat dia terlalu sibuk dan lama bales chat aku. Ketika rinduku tak bisa berkompromi atas keadaannya aku selalu ngambek dan uring-uringan. Bertahan ketika orang lain meremehkan hubungan cinta ini, ketika banyak yang ingin masuk ke kehidupan cinta ini, ada yang ingin mengambil senyumanku, kebahagiaanku. Tolong...jangan usik hubungan cinta ini, jangan nodai ketulusan cinta ini, jangan ambil kebahagiaan dan keceriaanku.
Aku masih bertahan ketika aku tak dijadikan sebagai prioritasnya, aku tak banyak meminta ketika dia sedang tidak ingin diganggu oleh chat-chatku. Aku hanya ingin dia tidak bersikap dingin dan cuek padaku, atau mungkin aku yang salah karna aku terlalu manja dan ingin diperhatikan dia. Setiap malam aku selalu bolak-balik buka handphone berharap ada notif dari dia tapi entahlah dia lama sekali. Aku sangat mengerti dia lelah setelah bekerja, dia hidup disana sendiri gak ada yang ngurusin. Aku sedih saat dia tidak menghiraukan apa yang aku bicarakan, aku sangat kesal ketika dia tiba-tiba memarahiku padahal hanya hal sepele. Aku sedih saat dia bilang "Aku cinta musik seperti aku cinta kamu, gak ada bedanya", bagaimana menurut kalian?
Aku akan selalu bertahan untuknya, apapun yang terjadi. Bertahan dan bertahan.
Sabtu, 28 Februari 2015
Fdk{}
Dear deary...
Pertemuan yang tak disengaja dan tak pernah kupikirkan sebelumnya menumbuhkan perasaan yang aneh, perasaan yang tak biasa saat aku bertemu dan menatap matanya.
awal pertemuan yang kini seakan menjadi awal dimana hubungan ini ada dan terjalin. cinta dan rasa yang tak pernah diduga sebelumnya.
iya memang sejak awal bertemu aku mengaguminya, pertemuan selanjutnya pun tak disengaja. aku bertemu dengannya di sekolah baruku. iya dia kakak kelasku.
betapa bahagianya aku saat mengetahuinya, walaupun saat itu mungkin perasaanku sudah hilang karna sikapnya yang dingin. aku tak pernah berharap untuk dapat memilikinya, tak pernah bermimpi untuk dapat bersamanya. walaupun kini aku bersamanya dan takkan pernah sanggup berpisah dengannya.
inginku lukiskan tentangnya betapa berartinya dia untukku. iya dia memang cuek, nyebelin. kalau pacarnya marah harusnya dimanja kan, kalau dia enggak pasti bakal didiemin. ya itulah dia. tapi dibalik itu semua dia pribadi yang dewasa, sangat membimbingku untuk menjadi lebih baik, dia romantis, ngangenin, calon imam terbaik.
dia membuat hari-hariku penuh warna walaupun kita terpisah jarak, ruang dan waktu yang berbeda. namun itu semua tak dapat menghalangi kasih sayangnya untukku. dia selalu sabar menghadapi sikapku yang labil, yang masih seperti anak kecil. dia seorang yang pekerja keras seperti ayahku, seseorang yang selalu aku banggakan dihidupku.
aku berharap dia akan selalu menemaniku, jadi malaikat pelindungku, jadi pembimbing di kehidupanku. iya aku sangat mencintainya, sangat sangat menyayanginya. aku akan selalu ada disetiap langkahnya, aku akan selalu mendukungnya untuk mencapai impiannya. aku akan selalu memberi semngat untukknya. aku ingin jadi perempuan yang dia bahagiakan setelah dia membahagiakan ibunya. aku ingun jadi perempuan yang pertama kali melihat wajahnya tiap kali bangun tidur. aku ingin jadi perempuan yang meyiapkan dia sarapan sebelum dia berangkat kerja. aku ingin menjadi perempuan yang saat sholat berada satu shaf dibelakangnya. aku ingin jadi ibu dari anak-anaknya kelak.
"CEPAT PULANG, CEPAT KEMBALI JANGAN PERGI LAGI"
Pertemuan yang tak disengaja dan tak pernah kupikirkan sebelumnya menumbuhkan perasaan yang aneh, perasaan yang tak biasa saat aku bertemu dan menatap matanya.
awal pertemuan yang kini seakan menjadi awal dimana hubungan ini ada dan terjalin. cinta dan rasa yang tak pernah diduga sebelumnya.
iya memang sejak awal bertemu aku mengaguminya, pertemuan selanjutnya pun tak disengaja. aku bertemu dengannya di sekolah baruku. iya dia kakak kelasku.
betapa bahagianya aku saat mengetahuinya, walaupun saat itu mungkin perasaanku sudah hilang karna sikapnya yang dingin. aku tak pernah berharap untuk dapat memilikinya, tak pernah bermimpi untuk dapat bersamanya. walaupun kini aku bersamanya dan takkan pernah sanggup berpisah dengannya.
inginku lukiskan tentangnya betapa berartinya dia untukku. iya dia memang cuek, nyebelin. kalau pacarnya marah harusnya dimanja kan, kalau dia enggak pasti bakal didiemin. ya itulah dia. tapi dibalik itu semua dia pribadi yang dewasa, sangat membimbingku untuk menjadi lebih baik, dia romantis, ngangenin, calon imam terbaik.
dia membuat hari-hariku penuh warna walaupun kita terpisah jarak, ruang dan waktu yang berbeda. namun itu semua tak dapat menghalangi kasih sayangnya untukku. dia selalu sabar menghadapi sikapku yang labil, yang masih seperti anak kecil. dia seorang yang pekerja keras seperti ayahku, seseorang yang selalu aku banggakan dihidupku.
aku berharap dia akan selalu menemaniku, jadi malaikat pelindungku, jadi pembimbing di kehidupanku. iya aku sangat mencintainya, sangat sangat menyayanginya. aku akan selalu ada disetiap langkahnya, aku akan selalu mendukungnya untuk mencapai impiannya. aku akan selalu memberi semngat untukknya. aku ingin jadi perempuan yang dia bahagiakan setelah dia membahagiakan ibunya. aku ingun jadi perempuan yang pertama kali melihat wajahnya tiap kali bangun tidur. aku ingin jadi perempuan yang meyiapkan dia sarapan sebelum dia berangkat kerja. aku ingin menjadi perempuan yang saat sholat berada satu shaf dibelakangnya. aku ingin jadi ibu dari anak-anaknya kelak.
"CEPAT PULANG, CEPAT KEMBALI JANGAN PERGI LAGI"
Langganan:
Postingan (Atom)